Sabtu, 12 Juli 2013/ 14 Ramadhan 1435 H
Rupanya sudah tiga hari saya di desa
Plukaran, Gembong, Pati bertepatan juga dengan hari ke-14 bulan Ramadhan. Hari
ini adalah hari Sabtu, artinya kantor balai desa tutup alias libur, artinya
juga, saya belum bisa memulai program KKN karena langkah awal dimulai dari perkenalan
dengan perangkat desa. Namun bukan berarti saya tidak melakukan apapun. Saya
memanfaatkan waktu luang ini untuk membaca buku yang saya pinjam dari salah
seorang anak pak Kades, Mas Taufik, saya memanggilnya. Selain itu, juga waktu
yang tepat untuk mengoptimalkan ibadah di bulan Ramadhan seperti tilawah,
membaca terjemah al quran, dan membaca shirah nabawi. Artinya, no wasting time J
Berhubung jumlah penduduk tidak
terlalu banyak, jumlah rumah juga tidak terlalu banyak, jarang saya dapati warga
yang sekedar bercengkerama di depan rumah. Padahal sebenarnya jika ada, bagus
sebagai strategi pendekatan kepada mereka. Oleh karenanya saya banyak
menghabiskan waktu di dalam ruman Pak Kades saja. Hanya sesekali waktu saya
keluar untuk sekedar membuang sampah atau mencari angin segar.
Hari ketiga memang lebih banyak
bersantai dan beristirahat, bahkan tidak ada pembahasan program yang akan
dilaksanakan kecuali sangat sedikit.
Hari ketiga disini juga hari pertama
jadwal mencuci baju karena dua hari sebelumnya saya dan teman2 belum menemukan
lokasi strategis untuk menjemur pakaian. Bu Kades sebenarnya merekomendasikan
jemuran di lantai dua, tetapi kami sungkan karena diatas adalah basecamp teman2 saya yang putra. Kami,
para wanita, di kamar yang terletak di lantai satu. Untungnya, tetangga Pak
Kades berbaik hati mengizinkan teman saya yang mencuci baju, menjemur pakainnya
di jemuran samping rumahnya, Alhamdulillah J, one
problem solved! Oh iya, untuk mencuci baju, saya dan kelompok bergiliran
setiap harinya, mengingat tempat jemuran yang terbatas. Disini kita dituntut
untuk saling bertoleransi.
Sore hari, seperti biasa saya
membantu Bu Kades beserta putrinya, Atip, menyiapkan buka puasa.
Hari ketiga ini pertama kalinya bagi
saya melaksanakan sholat tarawih di masjid desa ini. Saya kaget, karena
sholatnya sangat cepat, bahkan saya nyaris tak bisa memahami bacaan yang
dibacakan oleh imam, saya ikuti saja gerakannya (kekeke).
Pulang tarawih, saya dan teman2
berkumpul dan menonton TV (jadi jangan dikira KKN sangat sibuk dengan program,
sampai2 tidak ada waktu bersantai ya, slow
but sure ajee…J, jangan jadikan KKN sebagai beban, OK!). Saat inilah saya
menulis artikel ini..hehe.
Sudah ya, sampai disini saja, saya
mau nonton TV, ada Toy Story nih J
See you the next day J


No Response to "Hari #3"
Posting Komentar