Kamis, 07 Agustus 2014 Tags: 0 komentar

Hari #4



Minggu, 13 juli 2014/ 15 Ramadhan 1435 H
Hari keempat saya dan teman berencana jalan-jalan sembari melihat-lihat sekitaran desa. Kami merencanakan ba’da subuh berjalan-jalan. Sayangnya, hari itu hujan sedari subuh sehingga rencana jalan-jalan ini gagal dilaksanakan. Apa yang kami lakukan? Tidur. Ralat: tidak sepenuhnya kami. Saya sendiri menghabiskan pagi dengan membaca buku pinjaman mas Taufik, anak sulung Pak Kades, yang berjudul “Sejarah Tuhan”.
Menjelang siang, hujan reda. Empat orang teman perempuan saya akhirnya berjalan-jalan. Saya memutuskan tidak ikut karena hari itu mendung dan terasa lembab. Saya lebih senang menghabiskan waktu dengan membaca buku. Sedangkan Septi, temanku yang juga tinggal, lebih memilih menonton film di laptopku. Tiga orang putra lainnya, yang satu memilih pulang karena dia memang berasal dari Pati (pulang malam hari dan kembali lagi siang hari) dua putra yang lain, entah apa yang dilakukan, saya tidak tahu karena mereka berada di lantai dua.
Sore hari kami rapat membahas segala sesuatu yang akan dilakukan esok hari, hari Senin. Kami memang merencanakan baru memulai KKN secara formal pada hari Senin ini mengingat sebelumnya Balai Desa libur sedangkan kami perlu berkenalan dan berkoordinasi dengan perangkat desa. Di lantai dua, tempat para cowok tinggal, yang merupakan ruang yang sesungguhnya adalah musholla rumah Pak Kades, kami berdiskusi. Kami memfiksasi program yang akan dilakukan, dan mencari strategi yang tepat untuk memulai, serta membahas bagaimana berkoordinasi dengan perangkat desa. Untungnya, Pak Kades dengan baik hati membantu kami dengan mengundang para perangkat desa untuk berkumpul esok hari, dalam sebuah acara penyambutan, perkenalan, dan koordinasi. Rapat selesai dengan sebuah titik terang, like a silver line in the dark cloud, karena sebelum-sebelumnya saya merasa belum jelas segalanya tentang program yang akan dijalankan selama satu setengah bulan ini. Akhirnya fix. Rapat selesai dan saya bersiap untuk buka puasa J.

No Response to "Hari #4"

Posting Komentar